Waktu Yang Baik Untuk Meditasi Adalah

Meditasi

HINDUALUKTA– Meditasi maupun demap juga disebut dengan Semadi adalah praktik relaksasi yang mengikutsertakan pemuasan pikiran berusul semua hal nan menganjur, mengganduli, maupun mencemaskan intern hidup kita sehari-hari.

Makna nyepi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-serong intern ingatan, ki memenungkan, merenungkan. Arti definisinya, khalwat ialah kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama paser waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih jauh lakukan menyikapi, menentukan tindakan atau perampungan masalah pribadi, nyawa, dan perilaku.

Tafakur juga bisa diartikan sebagai Pemusatan pikiran dan pikiran cak bagi mencapai sesuatu (KBBI). Selain itu nyepi juga bisa diartikan perumpamaan satu cara bagi melatih diri kita seorang cak bagi mengalami umur dengan tataran cita atau sikap yang kian signifikan.

Dengan kata lain, perenungan melepaskan kita dari penderitaan pemikiran baik dan buruk yang sangat subjektif nan secara setolok berhubungan langsung dengan kerekatan kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu. Kita tiba paham bahwa hidup yaitu serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif nan tiada habisnya yang secara instingtif menginjak kita lepaskan. Intern keadaan pikiran yang bebas bersumber aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tak juga pingsan, dan tetap sadar.

Suatu teoretis sederhananya, kita mungkin hanya kepingin cita yang makin senyap dan jernih. Sudah jelas, satu alasan buat pamrih ini merupakan karena cita kita tak tenang, dan karenanya kita merasa lampau terganggu, tak bahagia, dan tersekat internal melakukan nan terbaik dalam hidup ini. Cita yang problematis boleh pun berwibawa buruk terhadap kesehatan kita, atau menyebabkan atau memperkeruh ki aib di batih kita dan membahayakan hubungan kita dengan yang bukan. Bisa juga menimbulkan kesulitan di panggung kerja.

Di lengkap ini, intensi kita ialah mengatasi semacam kekurangan atau ki aib yang kita miliki, baik secara batin atau perasaan. Kita memutuskan bakal bertanggung jawab bakal mengatasi masalah tersebut secara tertib lewat laku meditasi.


Meditasi Meningkatkan Loklok Usia

Bila dilakukan dengan benar, laku meditasi kita akan mulai mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari di antara sesi-sesi meditasi konvensional kita. Jika kita sedang melatih tataran cita tertentu sejauh sesi semadi kita, baik itu janjang cita nan lebih antap, kian terpusat, atau lebih mengasihi, tujuannya bukanlah sekadar mampu membakar tataran cita tersebut sambil duduk hening dalam meditasi. Tujuan besarnya adalah membina tataran faktual ini dengan begitu global hingga kesudahannya menjadi air mandi, kebiasaan yang dapat kita terapkan pron bila kembali kita membutuhkannya, setiap waktu, siang maupun malam.

Pada puncaknya, ia menjadi sesuatu yang saintifik; senantiasa cak semau setiap ketika: kita selalu dan sonder pelik-lejar jadi orang yang kian mengasihi, mengetahui, tergabung perhatiannya, dan tenang. Sekiranya kita mendapati diri kita tidak berada pada tangga batin yang sedemikian itu, kita cukup mengingatkan diri: “Jadilah hamba allah nan kian pengasih.” Karena telah sangat terbiasa dengan tataran cita ini dahulu tutorial, kita bisa mendadak itu juga membangkitkannya.

Sebagai contoh, ketika kita menjumpai diri hilang lunak terhadap seseorang, kita segera menyadarinya dan mengingatkan diri sendiri, baik secara sadar maupun tidak sadar: “Aku lain cak hendak seperti mana itu!” Lalu, sebagai halnya sepetikan jari tangan, adv minim-bertambah sebagai halnya mengulang komputer jinjing kita ketika wanti-wanti galat muncul, kita tutup “sesi” perangai buruk ini dan membangkitkan kembali sikap lunak dan mumbung rahmat terhadap individu itu.


Manfaat Khalwat

  1. Apabila ia secara rutin mengerjakan meditasi, organ-organ tubuh dan lembaga pemasyarakatan bodi akan mengalami keadaan baik dan berkarya lebih integral.
  2. Congah mengerti orang lain dan memaafkannya.
  3. Selalu kutat dalam hidup nan baik, sebagai pembawa berkat untuk sesama.
  4. Mampu menyepakati suka dan duka, kesulitan, dan khasiat hidup dengan baik
  5. Menggalakkan percaya diri, kita semua luang bahwa salah satu anak kunci sukses adalah punya berkepastian diri tapi bukan Adv lewat confidence atau Under Confidence, cukup Confidence
  6. Mengamankan rasa takut, Merarai, menemukan kedamaian batin terutama cak bagi mereka si penakut
  7. Membantu meningkatkan keluasan pikiran dan keistimewaan dalam menghadapi dan mengatasi problema. terutama bikin merek yang selalu memiliki masalah yang berkesinambungan gak berhenti-berhenti
  8. Membereskan stress dan menemukan relaksasi, terutama bagi mereka nan sibuk
  9. Berekspansi dan memelihara kepuasan batin. Kepuasan = kemauan terpenuhi, Keinginan harus dikontrol dengan baik, bedakan antara keinginan dan kebutuhan. Dengan meditasi kita boleh membangung guna cak bagi mengklasifikasikan mana yang keinginan dan mana yang kebutuhan, lebih lanjut kita mampu memilih pemenuhan yang tepat sesuai kemampuan dan mendapatkan kepuasan batin.
  10. Membantu menghilangkan keraguan dalam melangkah….. dengan permenungan, ketenangan didapat sehingga kita bisa melihat apa manfaat terbit melangkah itu apa dampak terburuk dari melangkah dan tidak melangkah….
  11. Menyadari ketidak abadian apapun yang terserah di manjapada ini termasuk kegagalan, kepedihan, murka alam, penderitaan.
  12. Berada mengembangkan toleransi batin dan bukan tergoyahkan maka dari itu semua kejadian itu. Tidak patah hati, tak patah atma, enggak putus nyana.
  13. Membantu meningkatkan konotasi yang lebih dalam tentang umur ini.
  14. Bikin Pemabuk, dengan bermeditasi saudara boleh memecahkan kebiasaan buruk nan menjerumuskan plasenta.
  15. Apabila tembuni adalah koteng nan berpikiran sempit/picik, meditasi dapat kontributif saudara untuk mengembangkan signifikansi bahwa akan sangat bermanfaat bagi saudara dan antitesis tali pusar dan batih apabila menghilangkan pelecok signifikasi.
  16. Apabila saudara adv amat kuat dipengaruhi emosi, dengan bermeditasi emosi tali pusar tidak akan memiliki kesempatan untuk menjerumuskan saudara.
  17. Apabila saudara menderita karena masalah tertentu sebagaimana kehancuran batin, meditasi dapat mengaktifkan arti aktual privat batin dan jasmani saudara bikin memulihkan kesehatan, khususnya apabila lakukan nan mengalami problem psikosomatis.
  18. Apabila ari-ari koteng yang berpikiran litak atau rendah diri/minder, meditasi dapat menguatkan perhatian uri bikin mengembangkan usaha dalam mengatasi kelemahan saudara.
  19. Apabila plasenta koteng yang bijaksana, meditasi akan membimbing saudara kepada kebijaksanaan agung. Kemudian tembuni akan memandang apa sesuatu sebagaimana hakekat yang sememangnya, dan tak sebagaimana ‘nampaknya.’ dan masih banyak pula Saudaraku sekalian.
Popular:   Apa Manfaat Meditasi Pernapasan Jika Dilakukan Terus Menerus


Cara Permenungan Yang Baik (Cara I )

  • ASANA:
    (OM PRASADA STHITI SARIRA SIVA Kalis NIRMALA YA NAMAH SVAHA)
  • PRANAYAMA :
    Puraka (Menganjur nafas) OM ANG NAMAH, Kumbaka (Membantut nafas) OM UNG NAMAH, Recaka (Mengeluarkan nafas)OM MANG NAMAH,
  • KARA SODHANA (SARIRA SUDDHA):
    Ajudan Pakcik SODDHA MAM SVAH, Tangan Kidal Mamanda ATI SODDHA MAM SVAHA,


1. Mahāmṛtyunjaya Mantra (9X)

Oṁ trayaṁbhakaṁ yajāmahe,
sugandhiṁ puṣṭi vardhanam,
urvārukam iva bandhanāt,
mṛtyor mukṣya māmṛtāt.

2. GAYATRI Puja ( 3X)

Paman bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi
dhiyo yo nah pracodayat

3. Master Sembah ( 3X )

Om guru Brahma guru Visnu
temperatur Deva Mahesvara,
guru shaksat Parambrahma,
tasmei shri guruve namaha

4. JAPA

(Siwa NamaSmaranam) ( 108X ) (Gunakan japa sesuai dengan Dewa keyakinanmu)

Mamanda namah siwa ya
Pakcik namah siwa ya
Om namah siwa ya
Om namah siwa ya
Mamanda namah siwa ya
Om namah siwa ya

5. MEDITASI (15 Menit)

6. MANTRAM SANTI

Pakcik asato ma sad gamaya
Tamaso ma jyotir gamaya
Mrtyor ma amirtyam gamaya
Loka samastha sukino bhawantu
Loka samastha sukino bhawantu
Loka samastha sukino bhawantu



Prinsip Perenungan Nan Baik (Cara II )


Organ DUDUK

Pakailah alas duduk atau bantalan yang cukup tebal [sekitar 5 cm], tujuannya untuk menghindari awak fisik perikatan spontan dengan energi gravitasi manjapada. Jikalau tidak terserah tidak barang apa-segala apa, tapi takdirnya terserah seperti itu lebih baik.


Baju

Gunakan pakaian nan longgar [tidak selektif atau menyambat], tipis dan terbuka, hendaknya tidak terlalu mengganggu kelajuan sirkulasi nadi dan energi fisik. Semakin adil semakin baik. Akan semata-mata kalau tinggal di daerah adem [misalnya di rangkaian gunung] dimana ini tidak memungkinkan [kembali tak baik karena hawa dingin], selimutilah tubuh dengan kain baplang, yang berjasa pakaian tetap tidak ketat ataupun sifatnya mengikat bagian jasad kita. Kalau lain bisa tidak apa-apa, tapi jika boleh sama dengan itu lebih baik.


LOKASI

Nyepi sebenarnya dapat dilakukan dimana saja. Kalau kerjakan di rumah, minimal baik kalau kita melakukannya di bekas yang memiliki vibrasi energi, seperti : sanggah ataupun merajan di rumah, di kamar suci atau setidaknya di depan pelangkiran di kamar. Karena getar tempat-kancah itu bisa membantu kita kerumahtanggaan permenungan. Seandainya tak bisa lain apa-apa, sepan cari tempat nan nyaman saja, tapi kalau dapat sebagai halnya itu lebih baik.


Musim

Perenungan sebenarnya bisa dilakukan kapan saja. Tapi baik kalau kita melakukannya antara jam 03.00 – 06.00 dini hari. Pertama karena detik itu awan zakiah dan afiat, kedua karena energi alam yang halus cenderung bebas berpokok gangguan vibrasi tidak. Dengan catatan khusus faktor waktu ini bukanlah sebuah pakem, nan minimum baik kita sendirilah yang menentukan bilamana akan meditasi sesuai kondisi diri kita tiap-tiap.


ASANA [SIKAP BADAN]


     1. Tubuh



Raga mengambil sikap tubuh [asana] dengan padma asana maupun padmasana, yaitu posisi duduk berbentuk bunga padma.

Atau boleh lagi mengambil sikap jasmani [asana] dengan ardha padmasana, yaitu posisi duduk berbentuk sekepal bunga runjung.

Sikap tubuh terbaik ialah nan paling membentuk kita merasa nyaman. Silahkan bebas memilih yang mana nan kita paling merasa nyaman.

Keadaan tulang punggung harus tegak lurus. Tujuannya bikin pergi bangkitnya api kundalini [kundalini shakti] tanpa disadari. Bila kita belum biasa dengan posisi punggung takut harfiah ini, kita boleh mula-mula melatihnya dengan bersandar sreg dinding.


Alat perasa

Tekuk ujung lidah keatas agar sampai ke langit-langit ucapan. Ini terkait dengan persebaran energi dalam tubuh kita.

Popular:   Syarat-syarat Meditasi Pandangan Terang


MUDRA

Cak semau ratusan variasi mudra dengan fungsinya masing-masing. Tapi disini yang kita gunakan adalah Jnana Mudra. Letakkan kedua tangan diatas lutut [kaki] dan gunakan Jnana Mudra. Tiga jari menghadap keluar [melepas], tujuannya kerjakan melepaskan [melangkaui] Tri Faedah : Sattvam, Rajas, Tamas, melalui ketiga deriji. Ujung ibu jari bertemu dengan ujung telunjuk, tujuannya yakni keheningan bathin [membentuk ponten nol]. Keheningan lengkap. Mudra ini adalah mudra kosmik pemberkasan kesadaran dengan kognisi universal.


PRANAYAMA Laksana OBYEK MEDITASI

Selepas melakukan semua peristiwa yang diuraikan diatas, pejamkan indra penglihatan anda. Kemudian laksanakan ketiga hal ini secara bersamaan :

1. Tarik nafas perlahan dari hidung n domestik-dalam, simpan sebentar, lampau lepaskan pelan-pelan. Bakal dengan berirama teratur.

2. Kapan yang bersamaan = pada saat menarik nafas, hitung voltase nafas ini [privat hati] sebagai : “satu”, bilamana melepas nafas, hitung pemuasan nafas ini [relung hati] misal : “dua”. Tegangan nafas berikutnya hitung sebagai “tiga” dan kemudian pelepasan nafas hitung bak “empat”. Terus demikian hingga hitungan “delapan”. Sesudah “okta-” pula ulangi kembali dari mulanya [dari “suatu”]. Demikian seterusnya. Catatan : kuantitas hitungannya jangan lebih atau kurang dari delapan. Hitunglah berpokok satu s/d-delapan saja, jangan diubah-ubah.

3. Pron bila yang bersamaan = fokuskan seluruh pemfokusan ingatan kita untuk menyerang udara nan keluar timbrung. Amati pergerakan udara dari engkau mulai masuk ke indra kita, mengalir ke dalam peparu kita, diam sejenak di internal paru-paru kita, kemudian bersirkulasi keluar bersumber paru-paru kita. Demikian seterusnya.

Terdepan : Lakukan ketiga hal ini secara bersamaan, dengan berirama teratur.


Lima TAHAP Khalwat

Lakukanlah perenungan setiap musim secara rutin. Pekan mula-mula cukup 10 menit. Pekan berikutnya tingkatkan jadi 20 menit. Terus demikian hingga kita boleh meditasi antara 30 menit s/d 1 jam.

Berikut adalah serangkaian panjang n domestik perjalanan kontemplatif kita :



1. PRATYAHARA (Berusaha Memegang Obyek)

Pratyahara berfaedah penarikan indriya-indriya dan ingatan dari obyek-obyek luar. Caranya adalah dengan konsentrasi maupun berusaha “memegang” obyek perenungan. Pada mulanya, jadikanlah ujung hidung sebagai tempat mengamati keluar-masuknya nafas. Berusahalah betapa-alangkah pemusatan, tapi tetaplah santai. Jika kita sungguh-sungguh, lazimnya cak bagi manusia kebanyakan dalam waktu 3 bulan tahap pertama ini akan tertanggulangi. Kita sudah lalu bisa berkonsentrasi dengan baik, incaran start jelas dan sudah tertangkap dgn baik.


2. DHARANA (Memegang Obyek Dengan Baik)

Dharana berfaedah konsentrasi telah terbentuk. Bila setiap perenungan obyek sudah boleh terpegang dengan baik, berarti kemustajaban sentralisasi kita sudah terbimbing. Jangan terbelokkan oleh apapun yang muncul, selalu kembali konsentrasi pada obyek meditasi [keluar-masuk nafas] dengan baik.


3. DHYANA (Memasuki Meditasi)

Dhyana signifikan meditasi [nan mantap]. Apabila kita telah dapat “memegang” obyek meditasi dengan baik, maka “kanal-parit energi” dalam tubuh kita akan menginjak terbuka dan berkembang. Inilah tahap memasuki meditasi. Pada setiap orang akan mengalami pengalaman nan berbeda-cedera, ada juga nan seolah bukan mengalami situasi ini tapi kontan ke tahap 4 [samprajnata samadhi].

Bagi yang mengalami, sensasinya bermacam-macam. Ada yang mengintai cahaya spektakuler kecil, ada yang melihat cahaya dari langit menghujam ke seluruh badan, ada yang mengintai cahaya warna-warni yang luhur sekali, ada nan tubuhnya merasa ringan hingga seperti histeris, ada yang merasa terangkat dari tempat duduknya, ada yang merasa tubuhnya membesar atau sebaliknya tubuhnya mengecil, dll.

Ada juga yang [kadang-kadang, jarang] menerima seperti wahi atau suruhan melalui suara yang ikut. Hati-hatilah disini, sampai-sampai bila kita tidak n kepunyaan guru instruktur, karena mungkin hanya itu adalah suara mahluk-mahluk bawah. Jikalau kita mendengar suara miring apapun atau mengalami apapun, abaikan sekadar kembalilah pada obyek semadi. Karena kita tidak mencari kesaktian atau kepingin jadi ki dukun. Seandainya kita meladeni-nya, perenungan kita akan menyeleweng dari makna dan tujuan meditasi. Kita harus bangun bahwa kita sedang meditasi, kembalilah kepada obyek semadi, agar kita melangkah bertamadun ke tahap berikutnya.

Plong semua hal ini kita sama sekali tidak perlu merasa redup, sadari doang dan kembalilah ke obyek. Seringkali para pemula yang enggak mengarifi merasa seram dan tidak berani tafakur juga. Sedangkan sememangnya inilah kemajuan berasal meditasi yang akan dialami oleh yogi yang bermoral.






4. SAMPRAJNATA SAMADHI.

Sebagian yogi seolah bukan mengalami tahap ketiga [karena buat mereka berlangsung sangat-sangat singkat], tapi langsung ke tahap ke-4 ini. Sebabnya adalah karena kondisi bathin dan kondisi badan lembut setiap orang nan berlainan-selisih.

Di tahap ini muncullah cahaya yang lewat binar [tapi sejuk, tidak menyilaukan], yang kita lihat hanya sekadar binar. Kita akan berada pada puncak kebahagiaan-kesejahteraan nan luar biasa. Tidak seperti kenikmatan nafsu duniawi, tapi sebentuk rasa rukun luar konvensional yang rumpil untuk dijelaskan. Biasanya berlangsung doang sekitar 1-3 detik saja, kemudian kita siuman dari meditasi. Selepas ini ingatan kita plong sekali, ringan bagaikan kapas. Kita merasa lampau damai dan bahagia. Enggak cak semau muatan lagi, tidak ada kesengsaraan, pikiran bermartabat-benar objektif lepas bagaikan berada di Svarga Loka. Inilah tahap ke-4, ataupun samprajnata samadhi nan sedang kita alami.

Popular:   Yang Bisa Kita Lakukan Supaya Tidak Mengantuk Saat Meditasi Adalah

Pikiran yang telah diajak membiasakan meditasi dengan tekun, akan membersihkan kegelapan-kesamaran bathin. Ketika bathin kta kerumahtanggaan hal steril, kamu ringan bagaikan kapas, kamu damai dan bahagia. Tidak ada beban yang subversif lagi. Semua sad ripu [keremangan bathin] bukan suka-suka lagi dan kita benar-ter-hormat bebas lepas. Kondisi bathin kita ini akan berlangsung privat jangka waktu pas lama.

Kalau kita tidak berhenti disini dan meditasinya diteruskan, kita akan turut tahap ke-5 yaitu Asamprajnata Samadhi.


5. ASAMPRAJNATA SAMADHI.

Ibarat menikmati sebuah pemandangan yang betapa indah, awalnya kita terhibur dan takjub [tahap 3], setelah itu timbul kesentosaan-kepelesiran [tahap 4].

Setelah kedua proses ini batin start sahih kembali dan tenang-setimpal, inilah upeksha. Sreg tahap upeksha ini, batin sebaik-baiknya sunyi. Tidak ada lagi gejolak. Ibarat air laut, bukan ada riak gelombang lagi. Batin bermoral-bermartabat tenang-seimbang. HENING. Dan antara subjek dan sasaran telah manunggal, bukan bisa dibedakan lagi mana subjek dan mana incaran. Nafas adalah aku, aku adalah nafas. Kemanunggalan yang sulit dijelaskan, Asamprajnata Samadhi.

Sangat baik jikalau kita boleh menyentuh tahap samadhi [tahap 4 dan 5] n domestik nyepi. Tapi tahap samadhi bukanlah puncak penjelajahan. Disebutkan dalam Yoga Sutra, semakin sering kita mengalami samadhi dalam tafakur, maka kesadaran kita akan semakin meningkat dan meningkat terus.


Garitan:

Kerjakan boleh menyentuh tahap 3, tahap 4 apalagi tahap 5 nyepi ini sesungguhnya memerlukan jangka hari praktek tafakur yang lalu panjang. Kecuali kita punya “berkah khusus” dalam kelahiran kita. Sehingga dan penting untuk camar diingat bahwa Meditasi ialah Pengelanaan Minus TUJUAN. N kepunyaan target pencapaian lebih-lebih akan membangunkan dualitas dan menimbulkan konflik bathin kerumahtanggaan diri kita. Sehingga harus kita tekankan ke diri sendiri:”meditasi ya perenungan, tidak ada hasil dan enggak cak semau pamrih”.

Kalau kita selalu dan serius meditasi, sonder mencapai tahap 3 dst-nya, senyatanya itu sudah sangat membantu pembersihan bathin kita sendiri. Silahkan coba dan rasakan sendiri.


Tekni Semadi Hendaknya Tidak Ngantuk

1. Punya Ego

Ego disini adalah kerinduan, keinginan kerjakan mencapai tujuan tertentu. Apakah tujuan ia bermeditasi? untuk mendapatkan ketenangan? kesaktian? aset? keberhasilan? jodoh? pencerahan? meledang sukma / astral projection?

Semua itu sah sah saja, karena itu smua adalah keinginan yang makul dari seorang manusia. Misalkan tujuan anda bermeditasi masa ini adalah bagi mencari harta benda, maka yang harus anda kerjakan adalah :

  1. Fokuskan perhatian bagaimana caranya mencari mal, bagaimana caranya meditasi agar mendatangkan kekayaan.
  2. Don’t give a shit / abaikan pendapat-pendapat (teragendakan pendapat guru khalwat anda) nan menjelekkan kehendak kamu bermeditasi.

2. Harus Action

Action ini meliputi kedisplinan dia terhadap ego beliau, beliau mau kaya via meditasi, tapi sira berat tulang-malasan permenungan, itu sepadan saja bohong. Action yang harus anda bikin ialah :

  1. Persiapkan istirahat yang sepan sebelum beliau permenungan. Mengantuk momen nyepi sering disebabkan terbatas tidur puas tahun malam, atau kecapekan setelah berkreasi
  2. Persiapkan pose-pose yang anda sukai, agar ditengah proses tafakur, jika anda mengalami geringgingan, alias sakit puas kaki, anda boleh merubah pose yang beliau hafalkan
  3. Persiapkan mudra-mudra yang menopang tujuan semadi anda. Kamu ingin meditasi mal? carilah mudra-mudra kerjakan kekayaan
  4. Pelajari cakra dan aura. Anda mau khalwat kekayaan? pelajari teknik meditasi yang belaka berhubungan dengan latihan cakra dan aura hanya untuk kekayaan. Jangan berkepanjangan latihan untuk pencerahan!
  5. Jika dibutuhkan, pakailah kristal kerjakan membooster energi anda dengan cepat ke cakra yang ingin diaktifkan

3. Nafas Dahulu Berfaedah

Penggarapan nafas ialah hal mutlak sebelum nyepi. Pelajari olah nafas, atau pranayama. Dengan nafas yang baik dan integral, maka khalwat ia akan long lasting tanpa rasa kantuk. Privat guna-guna patanjali yoga, nafas berfungsi sebagai pengangkut kundalini shakti ke seluruh cakra utama, tri nadi, dan ribuan meridian fisik.

4. Benak Punggung Harus Mengirik

Kejadian ini yakni mutlak dalam meditasi, tiga nadi terdahulu (ida, pingala, suhumna) terletak didalam tulang bekas kaki ini. Rayapan energi nan lurus dan tidak pengkar didalam ketiga nadi ini, mengenyahkan rasa kantuk, membawa kita lebih konsisten dalam meditasi. Demikianlah cara permenungan nan bermartabat.

Kesimpulan


“Posisi permenungan boleh disesuaikan dengan bekas dan hari serta kenyamanan anda. Tafakur lebih baik seandainya sira punya guru penatar.”

Diramkum dari berbagai sendang.


Sumber: https://hindualukta.blogspot.com/2016/06/pengertian-meditasi-makna-tujuan-dan.html