Tuliskan Manfaat 5 Dari Meditasi Pernafasan

Semadi

HINDUALUKTA– Meditasi atau demap juga disebut dengan Tafakur ialah praktik relaksasi yang melibatkan pelampiasan perhatian dari semua kejadian yang menggandeng, membebani, atau me-nyemakkan dalam hidup kita sehari-hari.

Makna meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik privat perhatian, merefleksikan, merenungkan. Arti definisinya, meditasi merupakan kegiatan mental terkonsolidasi, dilakukan sejauh jangka periode tertentu, bakal menganalisis, menghirup penali, dan mencekit langkah-ancang lebih jauh untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.

Meditasi juga dapat diartikan sebagai Pemusatan ingatan dan perhatian kerjakan menjejak sesuatu (KBBI). Selain itu meditasi sekali lagi boleh diartikan ibarat suatu cara untuk melatih diri kita sendiri cak bagi mengalami kehidupan dengan tataran cita maupun sikap yang lebih bermanfaat.

Dengan kata bukan, meditasi mengkhususkan kita bersumber penderitaan pemikiran baik dan buruk yang dulu subjektif yang secara proporsional bersambung langsung dengan kekentalan kita terhadap ingatan dan penilaian tertentu. Kita start reaktif bahwa umur ialah serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang tiada habisnya yang secara instingtif mulai kita campakkan. Kerumahtanggaan keadaan pikiran yang independen mulai sejak aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak lagi pingsan, dan tetap sadar.

Satu komplet sederhananya, kita mungkin semata-mata ingin cita yang kian tenang dan jernih. Sudah jelas, suatu alasan untuk harapan ini adalah karena cita kita tidak tenang, dan kesudahannya kita merasa sangat terganggu, tidak bahagia, dan tertangguh kerumahtanggaan mengerjakan yang terbaik privat spirit ini. Cita yang bermasalah bisa juga berkarisma buruk terhadap kesegaran kita, atau menyebabkan atau memperkeruh ki kesulitan di batih kita dan membahayakan interelasi kita dengan yang lain. Bisa pula menimbulkan kesulitan di tempat kerja.

Di contoh ini, tujuan kita adalah mengatasi semacam kekurangan atau masalah yang kita miliki, baik secara batin maupun perasaan. Kita memutuskan untuk bertanggung jawab cak bagi mengatasi masalah tersebut secara tertib lampau laku meditasi.


Permenungan Meningkatkan Mutu Jiwa

Bila dilakukan dengan benar, laris meditasi kita akan mulai mempengaruhi semangat kita sehari-waktu di antara sesi-sesi permenungan konvensional kita. Jikalau kita menengah melatih tataran cita tertentu sepanjang sesi tafakur kita, baik itu tataran cita yang kian nyenyat, bertambah terpusat, atau bertambah mengasihi, tujuannya bukanlah sekadar mampu membangkitkan tataran cita tersebut sambil duduk hening n domestik meditasi. Tujuan besarnya adalah membina panjang positif ini dengan begitu mendunia setakat karenanya menjadi kebiasaan, sifat nan boleh kita terapkan pron bila lagi kita membutuhkannya, setiap perian, siang ataupun malam.

Pada puncaknya, ia menjadi sesuatu yang saintifik; senantiasa ada setiap saat: kita selalu dan tanpa susah-payah jadi orang yang bertambah mengasihi, memahami, terhimpun perhatiannya, dan tenang. Jika kita menangkap basah diri kita tidak berharta pada tataran batin yang begitu juga itu, kita cukup mengingatkan diri: “Jadilah orang nan lebih pengasih.” Karena telah sangat teradat dengan panjang cita ini lewat kursus, kita bisa seketika itu lagi membangkitkannya.

Sebagai contoh, ketika kita menemui diri hilang panjang usus terhadap seseorang, kita taajul menyadarinya dan mengingatkan diri koteng, baik secara ingat alias tidak siuman: “Aku bukan ingin sebagai halnya itu!” Lampau, sama dengan sepetikan jari tangan, kurang-lebih sama dengan mengulang komputer kita ketika pesan galat muncul, kita tutup “sesi” perangai buruk ini dan membangkitkan kembali sikap sabar dan penuh kasih terhadap orang itu.


Kelebihan Meditasi

  1. Apabila dia secara rutin melakukan meditasi, organ-organ tubuh dan sel tubuh akan mengalami keadaan baik dan berkarya kian integral.
  2. Kaya memaklumi cucu adam enggak dan memaafkannya.
  3. Selalu bertekun internal spirit yang baik, sebagai pembawa berkat buat sesama.
  4. Mampu menerima suka dan duka, kesulitan, dan keefektifan vitalitas dengan baik
  5. Menyalakan percaya diri, kita semua tahu bahwa salah satu kunci sukses adalah n kepunyaan berketentuan diri tapi bukan Over confidence ataupun Under Confidence, cukup Confidence
  6. Mengendalikan rasa mengirik, Menenangkan, menemukan kesejahteraan batin terutama bagi mereka sang penakut
  7. Membantu meningkatkan ketegaran dan kekuatan kerumahtanggaan menghadapi dan menyelesaikan problema. terutama untuk merek yang sering memiliki masalah yang berkelanjutan gak nongkrong-berhenti
  8. Mengatasi stress dan menemukan relaksasi, terutama bagi mereka yang sibuk
  9. Mengembangkan dan menernakkan kepuasan batin. Kepuasan = keinginan terpenuhi, Keinginan harus dikontrol dengan baik, bedakan antara keinginan dan kebutuhan. Dengan meditasi kita dapat membangung kekuatan buat mengklasifikasikan mana yang kemauan dan mana yang kebutuhan, lebih lanjut kita makmur memilih pemenuhan yang tepat sesuai kemampuan dan mendapatkan kepuasan batin.
  10. Mendukung menghilangkan keraguan dalam melangkah….. dengan meditasi, ketegaran didapat sehingga kita boleh melihat apa manfaat berpangkal melangkah itu apa dampak terburuk dari melangkah dan tidak melangkah….
  11. Menyadari ketidak abadian apapun yang ada di mayapada ini tercatat frustasi, kesedihan, musibah, penderitaan.
  12. Rani mengembangkan ketenangan batin dan tidak terpengaruh maka dari itu semua kejadian itu. Tidak kutung hati, tidak putus hayat, tidak putus asa.
  13. Membantu meningkatkan pengertian yang lebih dalam tentang roh ini.
  14. Bagi Tukang minum, dengan bermeditasi saudara dapat mengatasi kebiasaan buruk yang menjerumuskan saudara.
  15. Apabila saudara yakni seorang yang berpikiran sempit/picik, meditasi dapat mendukung uri kerjakan mengembangkan pengertian bahwa akan sangat bermanfaat bagi saudara dan dagi saudara dan anak bini apabila menghilangkan pelecok pengertian.
  16. Apabila saudara sangat langgeng dipengaruhi emosi, dengan bermeditasi emosi saudara tidak akan punya kesempatan untuk menjerumuskan tembuni.
  17. Apabila saudara menderita karena kelainan tertentu seperti fasad batin, khalwat dapat mengaktifkan kekuatan positif dalam batin dan fisik saudara untuk memulihkan kebugaran, khususnya apabila buat yang mengalami ki kesulitan psikosomatis.
  18. Apabila saudara seorang yang berpikiran lemah atau ewuh pakewuh/ewuh pakewuh, meditasi boleh memerdukan ingatan saudara untuk mengembangkan usaha dalam tanggulang kelemahan saudara.
  19. Apabila saudara seorang yang bijaksana, perenungan akan membimbing saudara kepada kebijaksanaan agung. Kemudian uri akan memandang apa sesuatu sebagaimana hakekat yang selayaknya, dan enggak sebagaimana ‘nampaknya.’ dan masih banyak kembali Saudaraku spontan.
Popular:   Kata-kata Renungan Untuk Meditasi


Cara Meditasi Yang Baik (Cara I )

  • ASANA:
    (Paman PRASADA STHITI SARIRA SIVA Tulen Zakiah YA NAMAH SVAHA)
  • PRANAYAMA :
    Puraka (Menyentak nafas) Pakcik ANG NAMAH, Kumbaka (Menahan nafas) OM UNG NAMAH, Recaka (Memperlainkan nafas)OM MANG NAMAH,
  • KARA SODHANA (SARIRA SUDDHA):
    Tangan Kanan Mamanda SODDHA MAM SVAH, Tangan Kiri Om ATI SODDHA MAM SVAHA,


1. Mahāmṛtyunjaya Mantra (9X)

Oṁ trayaṁbhakaṁ yajāmahe,
sugandhiṁ puṣṭi vardhanam,
urvārukam iva bandhanāt,
mṛtyor mukṣya māmṛtāt.

2. GAYATRI PUJA ( 3X)

Pakcik bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi
dhiyo yo cukuplah pracodayat

3. GURU PUJA ( 3X )

Om guru Brahma guru Visnu
master Deva Mahesvara,
guru shaksat Parambrahma,
tasmei shri guruve namaha

4. JAPA

(Siwa NamaSmaranam) ( 108X ) (Gunakan japa sesuai dengan Batara keyakinanmu)

Om namah siwa ya
Paman namah siwa ya
Mamak namah siwa ya
Mamanda namah siwa ya
Om namah siwa ya
Pakcik namah siwa ya

5. Meditasi (15 Menit)

6. MANTRAM SANTI

Paman asato ma sad gamaya
Tamaso ma jyotir gamaya
Mrtyor ma amirtyam gamaya
Loka samastha sukino bhawantu
Loka samastha sukino bhawantu
Loka samastha sukino bhawantu



Cara Meditasi Yang Baik (Cara II )


ALAT DUDUK

Pakailah wana duduk atau ganjal yang cukup tebal [sekitar 5 cm], tujuannya lakukan memencilkan awak fisik pertautan berbarengan dengan energi gravitasi bumi. Sekiranya tidak ada enggak apa-apa, tapi kalau ada sebagaimana itu kian baik.


PAKAIAN

Gunakan gaun yang longgar [tidak ketat atau mengikat], tipis dan longo, agar tak terlalu mengganggu kecepatan sirkulasi nadi dan energi tubuh. Semakin netral semakin baik. Akan tetapi kalau tinggal di negeri dingin [misalnya di pegunungan] dimana ini bukan memungkinkan [juga tak baik karena suhu dingin], selimutilah badan dengan kain deras, yang penting pakaian taat lain ketat atau sifatnya menyambung putaran badan kita. Jikalau tidak bisa tak apa-apa, tapi takdirnya bisa sebagaimana itu lebih baik.


LOKASI

Meditasi sebenarnya bisa dilakukan dimana saja. Kalau bakal di rumah, minimum baik kalau kita melakukannya di tempat yang punya getar energi, sama dengan : sanggah atau merajan di rumah, di kamar nirmala atau setidaknya di depan pelangkiran di kamar. Karena getaran tempat-tempat itu bisa membantu kita kerumahtanggaan meditasi. Takdirnya tidak dapat bukan apa-apa, layak cari arena nan nyaman saja, tapi jikalau bisa begitu juga itu lebih baik.


Musim

Meditasi sememangnya boleh dilakukan kapan tetapi. Tapi baik seandainya kita melakukannya antara jam 03.00 – 06.00 prematur hari. Pertama karena saat itu peledak bersih dan segar, kedua karena energi alam yang lumat menghadap bebas terbit godaan vibrasi tak. Dengan garitan istimewa faktor masa ini bukanlah sebuah pakem, yang paling baik kita sendirilah yang menentukan kapan akan perenungan sesuai kondisi diri kita masing-masing.


ASANA [SIKAP Fisik]


     1. Jasmani



Tubuh mengambil sikap bodi [asana] dengan padma asana atau padmasana, yaitu posisi duduk berbentuk bunga padma.

Atau bisa juga mengambil sikap tubuh [asana] dengan ardha padmasana, yaitu posisi duduk berbentuk setengah rente padma.

Sikap tubuh terbaik adalah yang paling mewujudkan kita merasa nyaman. Silahkan nonblok mengidas yang mana yang kita paling merasa nyaman.

Kejadian benak punggung harus tegak literal. Tujuannya untuk menghindari bangkitnya api kundalini [kundalini shakti] sonder disadari. Bila kita belum formal dengan posisi punggung tegak lurus ini, kita bisa mula-mula melatihnya dengan bersandar pada dinding.


LIDAH

Tekuk ujung lidah keatas agar mengaras pagu mulut. Ini terkait dengan persebaran energi dalam awak kita.

Popular:   Merenung Dan Meditasi Kepada Sang Kholiq Dalam Istilah Tasawwuf Disebut…


MUDRA

Terserah ratusan tipe mudra dengan fungsinya masing-masing. Tapi disini yang kita gunakan adalah Jnana Mudra. Letakkan kedua tangan diatas dengkul [kaki] dan gunakan Jnana Mudra. Tiga jari memusat keluar [melepas], tujuannya untuk melepaskan [melampaui] Tri Arti : Sattvam, Rajas, Tamas, melalui ketiga jemari. Ujung ibu jari bertemu dengan ujung telunjuk, tujuannya yakni keheningan bathin [mewujudkan kredit nihil]. Keheningan eksemplar. Mudra ini yakni mudra kosmik pemberkasan pemahaman dengan kesadaran universal.


PRANAYAMA Misal OBYEK MEDITASI

Setelah melakukan semua hal nan diuraikan diatas, pejamkan ain engkau. Kemudian laksanakan ketiga hal ini secara bersamaan :

1. Tarik nafas perlahan semenjak alat pencium dalam-kerumahtanggaan, simpan sekelebat, lalu buang lapangan-alun-alun. Bagi dengan berirama teratur.

2. Pada saat nan bersamaan = pron bila menarik nafas, hitung tarikan nafas ini [n domestik hati] sebagai : “satu”, pada ketika melepas nafas, hitung pemenuhan nafas ini [dalam hati] bagaikan : “dua”. Tarikan nafas berikutnya hitung andai “tiga” dan kemudian pelepasan nafas hitung bagaikan “empat”. Terus demikian sampai hitungan “delapan”. Setelah “delapan” sekali lagi ulangi juga berpangkal awal [dari “satu”]. Demikian seterusnya. Catatan : besaran hitungannya jangan makin atau kurang dari delapan. Hitunglah dari satu s/d-delapan saja, jangan diubah-ubah.

3. Pada ketika nan bersamaan = fokuskan seluruh pemfokusan pikiran kita untuk menuduh gegana yang celas-celus. Amati pergerakan awan dari dia start masuk ke hidung kita, berputar ke intern paru-paru kita, diam sejenak di kerumahtanggaan paru-paru kita, kemudian mengalir keluar berpunca paru-paru kita. Demikian seterusnya.

Terdepan : Bagi ketiga hal ini secara bersamaan, dengan berirama teratur.


LIMA TAHAP MEDITASI

Lakukanlah meditasi saban hari secara rutin. Ahad pertama cukup 10 menit. Minggu berikutnya tingkatkan jadi 20 menit. Terus demikian sampai kita bisa meditasi antara 30 menit s/d 1 jam.

Berikut adalah serangkaian tahapan dalam perjalanan meditatif kita :



1. PRATYAHARA (Berusaha Menjabat Obyek)

Pratyahara berarti penarikan indriya-indriya dan perhatian terbit obyek-obyek luar. Caranya adalah dengan konsentrasi atau berusaha “memegang” obyek nyepi. Pada awal, jadikanlah ujung hidung sebagai gelanggang mengamati keluar-masuknya nafas. Berusahalah sungguh-sungguh pemusatan, tapi tetaplah santai. Kalau kita betapa-bukan main, lazimnya buat orang kebanyakan dalam waktu 3 bulan tahap pertama ini akan terlewati. Kita sudah dapat bertapa dengan baik, target menginjak jelas dan telah tertangkap dgn baik.


2. DHARANA (Memegang Obyek Dengan Baik)

Dharana berharga konsentrasi telah terjaga. Bila setiap khalwat obyek mutakadim dapat terpegang dengan baik, berarti kekuatan konsentrasi kita sudah terbentuk. Jangan terbelokkan oleh apapun yang muncul, gegares kembali sentralisasi pada obyek meditasi [keluar-masuk nafas] dengan baik.


3. DHYANA (Memasuki Meditasi)

Dhyana berarti meditasi [yang mantap]. Apabila kita telah dapat “menyandang” obyek meditasi dengan baik, maka “saluran-saluran energi” dalam raga kita akan mulai terbabang dan berkembang. Inilah tahap memasuki meditasi. Pada setiap orang akan mengalami pengalaman yang berbeda-beda, suka-suka pula yang seolah tidak mengalami hal ini tapi serentak ke tahap 4 [samprajnata samadhi].

Bagi yang mengalami, sensasinya bermacam-macam. Cak semau yang mengaram cahaya biru kerdil, ada yang melihat cahaya dari langit menghujam ke seluruh jasad, ada yang mengintai cahaya rona-warni yang mulia sekali, ada yang tubuhnya merasa ringan hingga sebagai halnya terbang, ada yang merasa terangkat dari panggung duduknya, ada yang merasa tubuhnya membesar atau sebaliknya tubuhnya mengecil, dll.

Ada juga yang [kadang-kadang, pelik] mengamini seperti wangsit ataupun suruhan melangkahi suara yang turut. Hati-hatilah disini, apalagi bila kita bukan mempunyai suhu pembimbing, karena mungkin tetapi itu adalah suara mahluk-mahluk sumber akar. Kalau kita mendengar suara apapun atau mengalami apapun, abaikan saja kembalilah pada obyek semadi. Karena kita bukan mencari kesaktian atau cak hendak kaprikornus paranormal. Kalau kita meladeni-nya, meditasi kita akan menyeleweng dari makna dan tujuan khalwat. Kita harus bangun bahwa kita sedang semadi, kembalilah kepada obyek meditasi, mudah-mudahan kita melangkah maju ke tahap berikutnya.

Pada semua kejadian ini kita sama sekali tidak perlu merasa tegak, sadari saja dan kembalilah ke obyek. Seringkali para pemula yang tidak mengetahui merasa meleleh dan tak berani meditasi juga. Padahal selayaknya inilah kemenangan dari meditasi yang akan dialami oleh yogi yang sopan.






4. SAMPRAJNATA SAMADHI.

Sebagian yogi seolah tidak mengalami tahap ketiga [karena lakukan mereka berlangsung adv amat-habis singkat], tapi langsung ke tahap ke-4 ini. Sebabnya yakni karena kondisi bathin dan kondisi badan halus setiap orang yang farik-cedera.

Di tahap ini muncullah kilauan nan tinggal terang [tapi sejuk, enggak menyilaukan], yang kita lihat amung-mata hanya cahaya. Kita akan berada puas puncak kebahagiaan-kedamaian nan luar resmi. Bukan sama dengan kenikmatan nafsu duniawi, tapi sebentuk rasa damai luar biasa yang sulit buat dijelaskan. Rata-rata berlantas hanya sekitar 1-3 ketika saja, kemudian kita sadar semenjak meditasi. Selepas ini pikiran kita plong sekali, ringan seumpama kapas. Kita merasa sangat akur dan bahagia. Tidak terserah bahara lagi, tak ada penderitaan, pikiran bermartabat-sopan adil lepas umpama berada di Svarga Loka. Inilah tahap ke-4, atau samprajnata samadhi nan sedang kita alami.

Popular:   Jelaskan Perbedaan Meditasi Benar Dan Meditasi Yang Salah

Perhatian yang sudah diajak berlatih meditasi dengan tekun, akan membersihkan ketaksaan-kesamaran bathin. Ketika bathin kta privat hal bersih, ia ringan bagaikan kapas, dia damai dan bahagia. Bukan cak semau bagasi yang negatif kembali. Semua sad ripu [kegelapan bathin] enggak suka-suka lagi dan kita mendalam bebas maaf. Kondisi bathin kita ini akan berlangsung kerumahtanggaan jangka perian cukup lama.

Kalau kita bukan berhenti disini dan meditasinya diteruskan, kita akan masuk tahap ke-5 yaitu Asamprajnata Samadhi.


5. ASAMPRAJNATA SAMADHI.

Perumpamaan menikmati sebuah pemandangan yang sungguh indah, awalnya kita terhibur dan takjub [tahap 3], selepas itu kulur kedamaian-kebahagiaan [tahap 4].

Setelah kedua proses ini batin start lumrah juga dan sirep-seimbang, inilah upeksha. Pada tahap upeksha ini, batin sepenuhnya senyap. Tidak suka-suka lagi sambaran. Andai air laut, enggak ada riak gelombang lagi. Batin khusyuk ranah-seimbang. HENING. Dan antara subjek dan korban sudah manunggal, enggak bisa dibedakan sekali lagi mana subjek dan mana objek. Nafas adalah aku, aku adalah nafas. Kemanunggalan nan musykil dijelaskan, Asamprajnata Samadhi.

Sangat baik takdirnya kita bisa mencapai tahap samadhi [tahap 4 dan 5] dalam meditasi. Tapi tahap samadhi bukanlah puncak perjalanan. Disebutkan dalam Yoga Makao, semakin pelahap kita mengalami samadhi internal khalwat, maka kesadaran kita akan semakin meningkat dan meningkat terus.


Catatan:

Lakukan bisa mencecah tahap 3, tahap 4 malar-malar tahap 5 meditasi ini sesungguhnya memerlukan jangka waktu praktek khalwat nan sangat panjang. Kecuali kita n kepunyaan “berkah istimewa” dalam kelahiran kita. Sehingga dan utama cak bagi belalah diingat bahwa Khalwat adalah PERJALANAN TANPA TUJUAN. Memiliki target pencapaian lebih-lebih akan membangunkan ambivalensi dan menimbulkan konflik bathin dalam diri kita. Sehingga harus kita tekankan ke diri sendiri:”meditasi ya semadi, tak ada hasil dan tidak ada harapan”.

Sekiranya kita rajin dan tekun khalwat, tanpa mencapai tahap 3 dst-nya, sesungguhnya itu sudah lalu lalu kondusif pembersihan bathin kita sendiri. Silahkan coba dan rasakan koteng.


Tekni Meditasi Agar Tidak Ngantuk

1. Punya Ego

Ego disini adalah kerinduan, keinginan buat mencapai tujuan tertentu. Apakah tujuan anda bermeditasi? untuk mendapatkan ketenangan? kesaktian? kekayaan? keberuntungan? jodoh? pencerahan? menampang usia / astral projection?

Semua itu sah stereotip belaka, karena itu smua adalah kerinduan yang logis semenjak seorang manusia. Misalkan tujuan anda bermeditasi waktu ini adalah kerjakan mencari mal, maka nan harus anda lakukan adalah :

  1. Fokuskan ingatan bagaimana caranya mencari gana, bagaimana caranya meditasi agar mendatangkan kekayaan.
  2. Don’ufuk give a shit / abaikan pendapat-pendapat (termasuk pendapat guru meditasi engkau) yang menjelekkan niat anda bermeditasi.

2. Harus Action

Action ini meliputi kedisplinan engkau terhadap ego beliau, anda mau makmur via meditasi, tapi kamu malas-malasan meditasi, itu sama saja bohong. Action yang harus engkau lakukan yakni :

  1. Persiapkan istirahat yang cukup sebelum beliau meditasi. Mengantuk saat meditasi sering disebabkan kurang tidur pada tahun malam, alias kepenatan setelah bekerja
  2. Persiapkan pose-pose yang anda sukai, seyogiannya ditengah proses tafakur, jika ia mengalami kesemutan, atau sakit lega kaki, anda boleh merubah pose nan anda hafalkan
  3. Persiapkan mudra-mudra nan menopang tujuan meditasi anda. Beliau mau meditasi khazanah? carilah mudra-mudra bakal mal
  4. Pelajari cakra dan aura. Anda ingin meditasi kekayaan? pelajari teknik meditasi yang hanya gandeng dengan latihan cakra dan aura sekadar bakal kekayaan. Jangan menyimpang latihan untuk pencerahan!
  5. Jika dibutuhkan, pakailah kristal lakukan membooster energi anda dengan cepat ke cakra yang ingin diaktifkan

3. Nafas Dulu Utama

Penggarapan nafas adalah hal mutlak sebelum permenungan. Pelajari olah nafas, atau pranayama. Dengan nafas yang baik dan terintegrasi, maka meditasi sira akan long lasting tanpa rasa mengangut. Dalam ilmu patanjali yoga, nafas berfungsi sebagai pengangkut kundalini shakti ke seluruh cakra penting, tri nadi, dan ribuan meridian tubuh.

4. Tulang Punggung Harus Tegak

Hal ini yaitu mutlak dalam meditasi, tiga nadi utama (ida, pingala, suhumna) terdapat didalam lemak tulang bekas kaki ini. Rayapan energi yang lurus dan enggak pengkar didalam ketiga nadi ini, mengenyahkan rasa kantuk, membawa kita kian patuh dalam meditasi. Demikianlah kaidah meditasi yang bersusila.

Kesimpulan


“Posisi meditasi dapat disesuaikan dengan tempat dan waktu serta kenyamanan dia. Nyepi lebih baik jika beliau memiliki master pembimbing.”

Diramkum terbit berbagai sumber.


Sumber: https://hindualukta.blogspot.com/2016/06/pengertian-meditasi-makna-tujuan-dan.html