Meditasi Adalah Latihan Memusatkan Pikiran Pada


Unduh PDF


Unduh PDF

Semadi pemusatan perasaan yaitu salah suatu dari tiga macam cak bimbingan utama meditasi. Kedua cak bimbingan meditasi yang lain adalah meditasi membuka kesadaran dan meditasi dengan panduan. Khalwat sentralisasi pikiran bertujuan membentuk perhatian terpusat dengan memfokuskan perhatian dan mengembalikan perhatian pada bulan-bulanan tertentu, misalnya: lembaga, berasimilasi, api parafin, alas kata, atau frasa. Cak bimbingan ini membuat Dia merasa nyenyat, terfokus, dan subur mengendalikan diri.

  1. 1

    Carilah arena yang tenang agar Anda dapat menyendiri kerjakan bermeditasi.
    Idealnya, Ia harus mencari medan bermeditasi yang independen terbit pengalih pikiran, misalnya: fauna ternak, suara miring/bunyi, maupun cucu adam enggak. Suka-suka orang-bani adam yang menyenggangkan negeri eksklusif di dalam rumah cak bagi bermeditasi, sekadar terserah lagi yang kian demen sparing di alam terbuka jikalau kilat memungkinkan.[1]

    • Bermeditasi di tempat nan seimbang mendukung Anda meningkatkan kemampuan berkonsentrasi. Selanjutnya, bodi Engkau akan mengasosiasikan tempat ini dengan permenungan, bukan yang tidak.
    • Banyak sosok mengatakan bahwa bermeditasi di pagi hari membuat mereka lebih mudah memulai aktivitas sehari-hari. Ada sekali lagi yang kian suka bermeditasi sebelum tidur malam. Ira kerja yang memberikan privasi memberikan Anda kesempatan untuk bermeditasi di wadah kerja.
  2. 2

    Temukan posisi duduk yang nyaman.
    Selama bermeditasi, awak Sira harus terasa nyaman agar pikiran Sira bisa terfokus sepenuhnya pada sasaran yang sedang diperhatikan.[2]

    • Kenakan gaun yang nyaman dan agak longgar agar tidak cak semau putaran awak yang terjepit atau menghambat sirkulasi. Jangan mengenakan pakaian yang menumpuk di lipatan lutut detik Anda duduk.
    • Meditasi pemusatan pikiran bisa dilakukan sambil duduk atau ngeri, tetapi boleh juga sambil berbaring takdirnya diperlukan.
  3. 3

    Aturlah pewaktu.
    Oleh karena Anda terbiasa melatih tubuh dan pikiran secara bersamaan, mulailah berlatih dengan sesi pendek selama 5-10 menit dahulu dan boleh diulang beberapa kali privat sehari.[3]

    • Alih-alih menggunakan jam tangan atau jam tembok, aturlah pewaktu sebaiknya perhatian Ia bukan teralihkan karena harus demap-sering mengecek berapa lama juga musim nan terbelakang. Jika Dia membentur, pewaktu akan berbunyi sehingga Dia tidak terus terpicing.
    • Tambahkan durasi latihan secara bertahap. Setelah bermeditasi 10 menit selama beberapa pekan, tambahkan 5 menit lalu tambahkan lagi 10 menit.
    • Gunakan aplikasi pewaktu segala saja, misalnya pewaktu yang ada di ponsel, beker yang biasa digunakan di tungku, atau pewaktu yang bukan, asalkan Ia tidak teradat melakukan pengecekan.
  4. 4

    Rilekskan kelopak ain.
    Beliau bisa mengejam alat penglihatan alias biarkan mata abnormal terbuka, tetapi jangan mengistimewakan tatapan. Jika Ia mau berkonsentrasi dengan melihat objek tertentu, biarkan mata tunak rileks.[4]

    • Jagalah agar mata bukan terasa tegang, teragendakan kelopak ain, otot kecil nan melingkari bola mata, dan seluruh otot ain.
    • Rapatkan bibir kontan menaikkan sudut bibir seperti semenjana tersenyum.
  5. 5

    Arahkan perhatian kepada objek pemusatan ingatan.
    Sira boleh berfokus puas napas. Jangan memaksakan diri seyogiannya Anda mampu bersemedi dan jangan frustrasi ketika teralihkan. Jika teralihkan, fokuskan lagi ingatan Sira. Meditasi ini sebaiknya tidak membentuk Anda stres atau merasa dipaksa.[5]

    • Jika Anda melembarkan berfokus puas napas, arahkan ingatan pada napas setiap kali Ia menarik dan membuang napas. Satu mana tahu menarik dan membuang napas disebut satu bagian napas. Pusatkan pikiran lega angka 1. Setelah itu, tarik berasimilasi lagi lalu lepaskan napas. Ini merupakan penggalan napas kedua. Lanjutkan sampai 10 adegan napas silam start pula berpangkal 1. Mengesakan ingatan sreg hitungan akan memperdalam khalwat pemusatan pikiran.
    • Pilihan alamat dapat Anda sesuaikan dengan kondisi saat itu, situasi yang sedang terjadi, atau pengalaman yang Dia dapatkan selama berlatih. Beliau objektif bereksperimen dengan objek nan enggak.
    • Latihan meditasi dengan berkhalwat boleh terasa menyenangkan, tetapi bukan ini tujuannya. Biarkan perasaan Anda muncul dengan sendirinya, amati, dan lupakan saja.
  6. 6

    Abaikan pikiran yang mengalihkan perhatian.
    Permenungan pemfokusan pikiran melatih pikiran agar berlimpah berfokus secara per-sisten. Kalau terserah pikiran atau perasaan nan muncul, amati, dan arahkan juga perasaan lega objek yang medium Anda fokuskan.[6]

    • Takdirnya Beliau mulai merasa kecewa, frustrasi, alias kesal karena teralihkan, perasaan tersebut pun merupakan penukar. Amati doang adv amat kembali bersepisepi pada target.
    • Temukan keseimbangan antara memencilkan diri sambil memaksakan diri dan terlalu leha-leha. Pemfokusan nan dipaksakan akan menimbulkan ketegangan sehingga progres spiritual terhambat. Perhatian Dia mudah teralihkan jika terlalu santai.
    • Beberapa anak adam mengalami pertambahan kesadaran pada diri koteng dan objek nan diperhatikan. Kemungkinan Anda akan mengalami cerapan tertentu seperti berintegrasi dengan objek. Jangan takut sebab ini yakni sensasi nan wajar dan menunjukkan tercapainya kognisi nan lebih dalam.
  1. 1

    Untuk permenungan sekaligus remang.
    Bermeditasi serentak berdiri menyingkirkan Sira berpunca pengalih yang ketimbul karena unek-unek fisik, mencegah rasa geringgingan di kaki, dan bermanfaat bagi hamba allah-turunan yang bekerja sambil duduk hampir selama hari.[7]

    • Berdirilah dengan bertumpu pada bola suku dengan dengkul sedikit ditekuk agar punggung Anda konsisten tegak.
    • Renggangkan kedua bekas kaki kaki selebar bahu dan arahkan ujung tangan kaki invalid ke internal.
  2. 2

    Bagi meditasi sambil duduk.
    Nyepi tradisional dilakukan sambil duduk di ubin atau beralaskan bantal bulat kerdil nan disebut “zafu”. Akan cuma, meditasi kembali boleh dilakukan sambil duduk di kedudukan seumpama penyangga jasmani seharusnya lebih stabil.[8]

    • Jika memperalat
      zafu, carilah bekas yang ranah. Alasi
      zafu
      dengan matras atau selimut agar lutut Anda enggak menyentuh ubin.
    • Duduklah di 1/3 fragmen atas
      zafu
      mudahmudahan posisi panggul cacat terangkat dan lutut Anda mengarah ke lantai maupun beristirahat di lantai. Letakkan rimba di bawah lutut seandainya diperlukan.
    • Bayangkan suka-suka seutas tali nan meruntun puncak kepala Anda ke atas untuk merapikan punggung. Rasakan lengkungan kecil-kecil di punggung dasar.
  3. 3

    Aturlah posisi tangan.
    Sehabis duduk, rilekskan lengan Sira di atas pukang refleks membuka kedua telapak tangan atau memilih posisi tangan tradisional dengan menyatukan kedua jejak kaki tangan.[9]

    • Luruskan kedua lengan ke depan lalu dekatkan telapak tangan seperti mana medium menjawat bola voli. Letakkan telapak tangan kiri di atas telapak pendamping dengan kedua telapak tangan condong ke atas lalu satukan kedua ibu jari.
    • Agar bertambah nyaman, letakkan bantal kecil di paha untuk meletakkan tangan. Bantal ini lebih berarti jikalau Anda duduk di singgasana.
  1. 1

    Tentukan objek untuk bermeditasi.
    Pilihlah objek yang membentuk Anda mudah menodongkan pikiran karena terasa mengademkan, tetapi tidak memicu rasa gembira alias membosankan. Jika Kamu mengidas incaran yang memiliki maslahat tertentu, jangan sampai perhatian Kamu teralihkan. Maksud permenungan adalah berfokus pada objek.[10]

    • Memilih cerapan indrawi bak target merupakan teknik khalwat kuno. Sejumlah teknik meditasi tradisional mengunakan molekul tanah, udara, api, atau air sebagai sasaran. Teknik semadi lainnya berpusat pada putaran awak alias cakra tertentu.
    • Banyak sekali objek yang boleh Dia gunakan, misalnya: api parafin, simbol atau bulan-bulanan yang dianggap tahir sesuai tradisi religius, kata atau frasa singkat yang Anda yakini.
    • Ingatlah bahwa maksud utama bermeditasi pemusatan ingatan adalah melatih ingatan, bukan ki memenungkan objeknya. Praktisi nan sudah mahir hanya berfokus sreg kotak tisu dan mendapatkan manfaat yang sekufu.
  2. 2

    Nyalakan parafin.
    Memfokuskan pikiran plong api lilin disebut khalwat Tatrek.[11]

    Letakkan lilin cukup jauh agar Anda bertambah mudah berfokus dengan menatap api lilin.

    • Carilah tempat nan aman untuk meletakkan parafin. Api lilin yang tertiup angin menciptakan menjadikan Sira khawatir akan terjadi kebakaran.
    • Pilihlah lilin sonder pengharum agar Engkau dapat berkonsentrasi secara optimal. Parafin yang diberi pengharum menumpu mengalihkan perhatian.
  3. 3

    Bacalah ayat sumir pecah kitab kudus.
    Dalam beberapa tradisi, meditasi ini disebut Lectio Divinio atau “mendaras ayat ceria”. Bacalah perlahan-persil. Kalau kata maupun frasa tertentu mengalihkan perhatian, gunakan perkenalan awal alias frasa tersebut umpama objek kursus meditasi.[12]

    • Dia boleh menghafalkan kata atau frasa tersebut, membiarkan pelataran teks ki ajek terbuka, dan membacanya berulang-ulang sesuai kebutuhan.
    • Perkenalan awal yang Anda baca akan menjadi sesuatu nan eksemplar sebab kehilangan makna. Ini adalah hal yang stereotip. Introduksi itu sendiri tidaklah berjasa sebab hanya umpama sarana cak bagi mencapai kondisi reflekstif.
  4. 4

    Gunakan napas perumpamaan objek meditasi pemfokusan perhatian.
    Sejauh berlatih, tutuplah mulut dan bernapaslah melangkahi hangit, kecuali jika hidung Anda tersumbat. Bernapas melangkaui hidung menerimakan Anda kesempatan buat mengalami kian banyak sensasi.[13]

    • Bermeditasi sambil berfokus pada berasimilasi disebut khalwat Zazen. Tafakur ini mengincarkan praktisi untuk berfokus pada proses bernapas secara sadar. Latihan meditasi Zazen dilakukan dengan menghitung adegan berasimilasi dimulai dari 1 sampai 10.
    • Berkonsentrasi plong sensasi jasad yang timbul saat bernapas disebut meditasi Vipassana. Beliau boleh berfokus pada sensasi jasad di bagian luar, misalnya dengan merasakan aliran udara di bibir atas. Atau, merasakan sensasi di dalam fisik, misalnya dengan mengingat-ingat sirkulasi gegana yang turut ke paru-paru bagian atas, tengah, dan bawah. Selain itu, Anda juga bisa berlatih perenungan dengan mengalirkan berasimilasi secara sadar ke bagian tubuh tertentu yang disebut cakra.

Apakah artikel ini membantu Dia?


Sumber: https://id.wikihow.com/Melakukan-Meditasi-Pemusatan-Pikiran